Sok Tau Atau (Usaha) Tau?

Kebanyakkan orang zaman now selalu berusaha menjadi tau. Sebenarnya bagus sih keingintahuannya tapi yang membuat risih kadang orang zaman now yang sebenarnya belum tau tapi memaksakan seolah mereka tau tentang hal tersebut.

 

business-people-with-speech-bubbles_1325-25
Source: Freepik.com

 

Misalnya nih ya, banyak orang yang bilang “enak ya disana” atau “happy ya disana” pas kita lagi liburan. Atau ketika melihat update temennya di sosial media pas lagi jam kerja, pasti banyak orang bilang “update terus, kayanya engga ada tuh kerjaannya” atau “alah pantes update terus kerjaannya mah gampang”. Dan masih banyak lagi keingintahuan orang yang berujung jadi sok tau dan seperti menghakimi begitu saja.
Ngerasa gak sih? Kalo kita sering melakukan kesoktauan itu yang berakhir menjadi hubungan tidak mengenakkan dengan orang lain. Terlalu banyak orang zaman now yang seakan-akan menjadi peramal – menjadi serba tau – padahal mereka sebenarnya  belum tau apa yang terjadi dan apa yang sedang dilakukan seseorang dalam tiap aktivitas yang dilakukan.

Sepertinya pepatah yang mengatakan “don’t judge a book by its cover” tidak berlaku lagi di pergaulan zaman now. Saat ini tampak luar selalu menjadi penentu terlebih ketika semua manusia selalu merasa tak puas terhadap apa yang diraihnya. Ntah manusia yang mengubah zaman atau zaman yang telah menuntut manusia menjadi berubah. Dari hal sekecil apapun yang kita lakukan saat ini udah pasti dapat sorotan dari orang lain karena tanpa disadari atau tidak banyak orang yang sudah “nagih” untuk menjadi orang (usaha) serba tau. Dengan menjadi serba tau maka dianggap dia-lah manusia ter-update.

 

Nb:

Tulisan ini tidak bermaksud menyinggung siapapun, hanya sebagai refleksi diri.

 

Advertisements

Eksis di Museum Instagramable Jakarta – Museum MACAN

Museum MACAN telah dibuka untuk publik tanggal 4 November 2017 lalu. Nama museum MACAN diperoleh dari singkatan Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara loh ya, bukan karena di museum ini ada hewan macan hahahaha.

 

Tiket Museum MACAN - dok.Pribadi
Tiket Museum MACAN – dok.Pribadi

 

Lokasi: Jalan Panjang No 5, Jakarta Barat
Harga Tiket: Rp.50.000 untuk umum dan Rp.40.000 untuk pelajar
Tiket bisa dibeli di website atau on the spot dengan waktu kunjungan dibatasi hanya selama 2 jam, jangan ngaret yaaa!

 

 

20171121_130119resize
Katalog Museum MACAN- dok.Pribadi

 

 

Museum ini terletak di kawasan Jakarta Barat dengan total luas 4.000 meter persegi yang didesain bergaya kontemporer. Saat saya berkunjung kesana pameran yang sedang berlangsung yaitu Art Turns, World Turns yang berarti seni berubah, dunia berubah. Dalam pameran kali ini menampilkan berbagai seni karya maestro Indonesia, salah satunya karya I Gusti Nyoman Lempad dengan kategori pameran Bumi, Kampung Halaman, Manusia.

 

DSC_1934OK
Salah Satu Tema Pameran di Museum MACAN – dok.Pribadi

 

Oiya, tempat ikonik foto disini yang kudu kamu harus coba yaitu infinity mirror room karya Yayoi Kusuma. Eits, buat foto disini kamu harus antri loh dan hanya diberi waktu 45detik untuk foto didalamnya. So, siapkan kamera mu ready saat antri jadi pas masuk tinggal cekrek deh!

 

1511314486399resize
Infinity Room – dok.Pribadi

 

Nb:
For more info about Museum MACAN, you can check on the website.

Generasi Nyinyir

Pernah di-nyinyirin sama teman sendiri? atau justru kamu yang nyinyirin teman sepergaulanmu? atau malah kamu dan teman sepergaulanmu itu nyinyirin artis di instagram karena dia update sama tas mewahnya? hahaha

a-group-of-people-discuss-icon-conference-vector-14177998
Source: vectorstock.com

Sebenarnya kehidupan yang ada di sosial media tidak menggambarkan kehidupan empunya sosmed secara keseluruhan loh. Kata British Psychology Society nih, melihat kehidupan orang dari luar sama aja kaya melihat akuarium yang tampak indah dari luar kaca tapi kalo dilihat lebih dalam maka tampak air keruh. Istilah lainnya, rumput tetangga selalu lebih hijau.

Kalo kamu suka nyinyirin keadaan orang lain yang kamu anggap lebih baik, sebenarnya kamu membuang energi dan waktu mu loh bahkan bisa membuat mu semakin leha-leha. Coba ditilik lagi deh alasan kamu nyinyirin orang, apa kamu iri atas keberhasilannya? atau kamu merasa sudah paling benar dibandingkan dia? Daripada nyinyirin orang yang engga ada ujungnya dan engga berfaedah pula untuk kehidupan mu sebaiknya kamu lihat orang tersebut dari sisi lainnya. Seperti bagaimana dia bisa berhasil mendapat piala emas atau gimana cara dia beli tas mewah di usianya yang masih muda. Pasti di balik hal tersebut ada kisah perjuangan yang orang tersebut lakukan tanpa orang lain tau sekalipun. Kuy lah, jangan jadi generasi nyinyir yang cuma komen aja tapi juga melakukan action!

Nah, buat kamu yang jadi korbannya jangan merasa bersalah atas prestasi kamu raih terus kamu dijadikan bahan nyinyiran. Anggap saja hal tersebut angin lalu. Terkadang orang nyinyir itu karena merasa tak mampu untuk mendapatkan prestasi yang kamu raih sehingga ketika kamu berhasil meraihnya, mereka menjadi engga nyaman hidupnya. Merasa ada saingannya gitu. Kamu pantas mendapatkan apa yang kamu raih atas keringat mu sendiri kok!

 

Pengalaman Pertama Menginap di Airy Room Cirebon

Sudah pernah menginap di Airy Room Cirebon? Saya belum pernah sama sekali menginap di Airy Room manapun hingga ketika saya memutuskan berpergian ke Cirebon saat Idul Adha 2017 lalu karena penasaran dengan keindahan kota yang disebut kota udang tersebut. Karena dadakan, saya memutuskan mencari penginapan yang pas dikantong namun tetap nyaman. Ketika googling, saya menemukan bahwa Airy Room menawarkan penginapan sesuai dengan budget ekonomis dengan kenyamanan menjadi prioritasnya. Sehingga saya putuskan untuk memesan penginapan di Airy Room Cirebon melalui aplikasi. Fyi, Airy Room bekerja sama dengan hotel maupun guest house untuk penginapan. Nah, secara spesifik kemarin saat mencari penginapan saya memasukan “Cirebon Super Block Mall dan Stasiun Kereta Api Cirebon” saat mencari lokasi dan klik tombol search. Hingga akhirnya Airy Room menampilkan beberapa pilihan dan saya memilih lokasi yang terdekat dengan kedua lokasi tersebut yaitu Airy Room My Residence dengan harga kamar standar double kurang lebih Rp.190ribu-an.

Lokasi Penginapan

Airy Room My Residence terletak di  Jalan Garuda  No.20, Pekiringan, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131. Lokasinya tidak berjauhan dengan Cirebon Super Block Mall yang berjarak 1,2 km dengan waktu tempuh sekitar 3-5 menit apabila berpergian dengan berjalan kaki.

The Room

Seorang staff menyambut saya ketika sampai di depan Airy Room My Residence. Ia mengetahui kedatangan saya karena setiap harinya, staff Airy Room sudah mendapatkan sebuah kertas yang berisi list siapa saja tamu yang akan check in di tempat mereka. Ketika check in, saya diminta menunjukkan KTP asli dan memberikan deposit kunci sebesar Rp.50.000 (yang akan dikembalikan saat check out). Lalu, tibalah saya di kamar Airy Room My Residence. Ternyata walaupun dengan harga ekonomis, Airy Room mengutamakan kenyamanan tamu sehingga para tamu yang menginap disuguhkan snack dan minuman gratis yang akan diberikan setiap hari selama kamu menginap, peralatan mandi berupa sabun dan semacamnya yang dimasukkan di dalam pounch Airy Room (boleh dibawa pulang loh!) termasuk handuk dan bantal segi empat Airy Room (yang ini engga boleh dibawa pulang ya). Ditambah ada akses wifi gratis, tv dan AC yang membuat kita menjadi tambah nyaman. Selain itu, pelayanannya juga ramah 😀

Tetapi karena memang budget ekonomis, maka untuk sarapan pagi kamu tidak mendapatkannya dan harus mencari sarapan sendiri. Selain itu, apabila kamu butuh air panas untuk menyeduh teh atau kopi, saya sarankan kamu membawa teko listrik kecil sehingga kamu bisa memasak air seukuran untuk menyeduh minuman hangat. Tidak perlu repot keluar untuk mencari air panas atau membeli minuman hangat. Overall, saya senang menginap di Airy Room Cirebon My Residence.

Fyi, Airy Room terbagi menjadi dua jenis kamar yaitu Airy Room Syariah yang mengharuskan konsep perhotelan dengan kaidah syariah dan Airy Room yang tidak menggunakan konsep syariah. Untuk Airy Room Cirebon My Residence termasuk kategori Airy Room Syariah.

 

 

Pengalaman Interview di Liputan6

Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan panggilan interview di Liputan6 sebagai editor litbang. Dalam tahapan rekrutmen di Liputan6 yang saya lalui yaitu tahapan interview oleh managing editor dua kali yaitu Mba Shinta dan Mba Irna G, lalu interview dengan pemimpin redaksi. Selain itu, ada beberapa tes yang harus dijalani seiring dengan interview tersebut, seperti membuat berita dalam waktu kurang 10 menit dan disertai alasan kenapa kita membuat berita tersebut.

interview12
Source: thinglink.com

Jarak antara satu tes dengan tes berikutnya cukup lama, kisaran 1-2 minggu dan untuk segala tahapan tes juga cukup lama waktunya jadi siapkan sebaik-baiknya diri mu ya. Sebaiknya tidak datang dengan waktu pas-pasan karena kamu perlu menukarkan IDCard mu di resepsionis dengan kartu pengenal tamu gedung dan kamu perlu mengantri di lift. Sukses buat kamu yang akan interview!

Never Stop To Explore

Secara alamiah, ketertarikan akan suatu hal akan membuat mu tanpa henti mencari informasi hal tersebut. Banyak banget aktivitas keseharian kita yang berawal dari ketertarikan saja, misal tertarik ama lawan jenis ketika berpapasan di jalan dan kamu tak sengaja melihat IDCard yang ia pakai, eh ternyata ada nama lengkapnya dan kamu pun mulai mencari tahu tentang doi di sosial media. Dari sekadar mencari tahu, eh keterusan terus jadi ngefans deh bahkan semakin tersepona. Hal-hal seperti itu sering kita lakukan tanpa disadari, padahal ketertarikan akan hal seperti itu kurang bermanfaat bagi kualitas kehidupan kita…kalau kata anak muda sekarang sih kurang berfaedah.

entrepreneurial-sketch-1
Source: ideasincuk.co.uk

Terus kalau mau berfaedah kita harus apa? Ya mencari tahu tentang ketertarikan lainnya, yang emang menurut mu bisa membuat diri mu lebih berkualitas. Pada dasarnya, ketertarikan dengan hal baru menjadi dasar utama setiap orang untuk terus menerus eksplor tanpa henti istilahnya orang tersebut haus akan informasi baru yang belum diketahui. Dari tekad mu untuk terus mengeksplor hal-hal baru maka tanpa disadari kamu telah mengembangkan kemampuan dan kualitas mu.

So, gunakan waktu mu untuk eksplor segala hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan mu ya! Jangan eksplor sosial medianya doi aja *eh :p