Millennial Generation, Aren’t we?

Ketika membaca buku ataupun berdiskusi tentang perbedaan generasi yang semakin mencolok, pasti tak lepas dari generasi millennial yang dianggap memiliki banyak perbedaan dibandingkan generasi pendahulunya ya kan, guys?

Jadi sebenarnya apa sih generasi millennial?

Generasi millennial disebut juga generasi Y dan akrab disebut generation me atau echo boomers. Ternyata yang dimaksud generasi millennial nih  yang lahir pada tahun 1977 – 1995 dengan karakteristik yang mencolok yaitu identik dengan penggunaan sosial media, untuk kebutuhan sehari-hari mulai dari makan hingga mencari kerja. Millennial menganggap media sosial sebagai dunia yang mengasyikkan. Terbukti kalau 29 persen generasi millennial di Amerika mengunjungi media sosial beberapa kali dalam sehari. Kemudian 26 persen memeriksa paling tidak satu kali dalam sehari, 20 persennya mengecek media sosial setiap beberapa hari, dan 25 persen satu kali dalam seminggu.

Selain itu, millennial dianggap generasi yang individualis. Pada tahun 2012, seperti dikutip dari livescience.com, terdapat studi yang menunjukkan bahwa generasi millennial lebih terkesan individual, cukup mengabaikan masalah politik, fokus pada nilai-nilai materialistis dan kurang peduli untuk membantu sesama jika dibandingkan dengan generasi X (1965-1976) dan generasi baby boom (1946-1964) pada saat usia yang sama. Studi ini sendiri berdasarkan analisa terhadap dua database dari 9 juta orang yang duduk di bangku SMA atau yang baru masuk kuliah.

Source: http://www.nextopia.com

Namun disisi lain generasi millennial memiliki sisi positif loh. Millennial cenderung tidak loyal namun bekerja dengan efektif. Millennial biasanya hanya bertahan di sebuah pekerjaan kurang dari tiga tahun. Namun, seiring era informasi berkembang pesat menjadikan mereka tumbuh cerdas sehingga tidak sedikit perusahaan yang mengalami kenaikan pendapatan karena memperkerjakan mereka. Hal ini senada dengan pernyataan dari Mas Yoris Sebastian, Penulis Buku Generasi Langgas yang   menyatakan bahwa “Generasi millennial bukan generasi yang doyan pindah, tapi mereka berani mencari hal baru. Dan saat menemukan perusahaan yang tepat, mereka akan stay di sana”.

“Generasi millennial bukan generasi yang doyan pindah, tapi mereka berani mencari hal baru. Dan saat menemukan perusahaan yang tepat, mereka akan stay di sana”. – Yoris Sebastian

Di Indonesia sendiri dari jumlah 255 juta penduduk yang telah tercatat, terdapat 81 juta merupakan generasi millennial atau berusia 17- 37 tahun. Hal ini berarti Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk membangun negaranya dengan memanfaatkan sisi positif millennial.

Salah satu millenial Indonesia yang memanfaatkan kelebihannya yaitu Tsamara Alatas. Berkecimpung di dunia perpolitikan mungkin bukan pilihan bagi millennial Indonesia pada umumnya, namun hal tersebut berbeda dengan keyakinan Tsamara kalau politik merupakan sebuah panggilan dan tantangan bagi dirinya. Selain Tsamara, Andri R Putra juga memanfaatkan karakteristik millenial yang ada didalam dirinya untuk mengubah paradigma system pendidikan Indonesia yang menghalalkan contekan agar lulus sekolah. Andri kecewa dengan paradigma tersebut sehingga membuat dirinya melakukan gebrakan untuk mengubah hal tersebut dengan mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB) di tahun 2012 dengan berbasis nilai kejujuran dan keberanian.

Wah hebat-hebat sekali ya, millennial Indonesia dengan aksinya masing-masing untuk mengubah Indonesia lebih baik. Kita patut berbangga loh! Eits, tetapi jangan berbangga semata kita juga patut untuk mengubah Indonesia lebih baik dengan cara masing-masing ya.

Jadi, kamu termasuk generasi millennial bukan nih?

Source:

Tirto.id

Livescience.com

Swa.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s