I Said Yes but…

Pernikahan tentu membawa kabar kebahagiaan bagi siapapun yang mendengarnya. Eh tapi kalau yang menikah masih berusia relatif muda bagaimana? Sedikit suprise dong ya! Hehe.

man-kneeling-at-sunset-giving-bouquet-to-a-woman_1150-49.jpg
Will you? – Source: Freepik.com

Ketika terbersit dalam pikiran mu untuk menikah muda ntah karena emang kamu anaknya suka ikutan trend atau emang sudah siap, kamu perlu mempertimbangkan berbagai hal. Pernikahan merupakan awal kehidupan sesungguhnya bagi kamu dan doi. Di masa-masa ini baru kamu bisa tau segala positif dan negatifnya doi yang sebelumnya kamu tidak tahu pas pacaran. Intinya, pernikahan bukan tentang soal bahagia doang!

Saat kamu memutuskan menikah muda di bawah usia 25 tahun, maka kamu akan melewati “masa istimewa” mu untuk berburu pengalaman dan beli ini itu. Kamu akan disibukkan dengan kuliah yang dibarengi dengan mengurus keluarga dan bertanggung jawab mencari nafkah. Kamu sulit untuk fokus pada satu hal atau sekedar mencoba hal baru yang ingin dilakukan. Karena hal-hal tersebut harus dibicarakan sama pasangan.

Masa muda memang menyenangkan dimana kita bisa merasakan suka duka pertemanan, manis pahitnya percintaan dan semacamnya. Bisa dikatakan cinta di masa muda itu merupakan cinta yang membuat kita mabuk. Nah, ketika menikah di usia muda yang memang lagi masa cinta banget pasti semua akan terasa indah. Saking indahnya terkadang lupa untuk mencintai keluarga dan teman, bahkan kamu juga lupa untuk mencintai diri mu sendiri. Hidup mu hanya berfokus ke dia semata (engga bosen emangnya? :p). Sebaiknya ketika kamu mempertimbangkan untuk menikah muda, kamu  perlu belajar untuk mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Dengan mencintai diri sendiri, kamu jadi lebih tahu apa yang terbaik untuk diri mu dan ketika saat menikah muda itu pun tiba kamu sudah tahu konsekuensi yang akan dihadapi ke depannya.

Yang pasti dalam hidup ini seluruh individu akan merasakan yang namanya pernikahan, cuma waktunya saja yang berbeda-beda. Mungkin ada yang menikah muda, atau menikah saat usia matang. Janganlah gusar ketika teman mu sudah menikah muda dan kamu tetiba galau memikirkan “kapan nikah ya?”  bahkan kamu iri dengan temanmu itu. Tenang saja, setiap individu memiliki zona waktu menikahnya masing-masing.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s