Opportunities in Digital Era

Jakarta, 23 November 2016. Auditorium Indosat Ooredoo di penuhi oleh kurang lebih 100  tamu undangan yang penasaran dengan tema acara Public Lecture and Company Visit Indosat Ooredoo yakni “opportunities in digital era“. Materi diberikan langsung oleh Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo.

1361846199
Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo. Dok.Beritasatu.com

Perusahaan sering kali mikir apakah mereka perlu masuk ke dunia digital. Nah, untuk saat ini maka mereka tidak seharusnya mikir lagi. Memang mereka perlu masuk ke dunia digital jika ingin memenangkan hati pasar. Salah satu contoh dari kasus ini yakni perusahaan taksi terbesar di Indonesia, Blue Bird, bersaing dengan perusahaan yang secara kasat mata tidak memiliki mobil namun hanya memiliki aplikasi yang dapat mengumpulkan mobil seperti Uber maupun Grab.  Maka, mau tidak mau Blue Bird harus memiliki strategi dengan masuk ke dunia digital untuk menyaingi rivalnya. “Things are changing now and technology always  wins at the end”, tuturnya.

change-in-the-digital-era
Dok. The Denovati Group.

Di bidang marketing terdapat perubahan yang signifikan di era digital saat ini. Mungkin sekitar 3-4 tahun yang lalu pekerjaan marketing memfokuskan diri untuk masang iklan di TV mana aja. Namun, saat ini fokus tersebut sudah bergeser. Indosat Ooredoo sudah mulai mengurangi biaya untuk mengiklan di TV sebanyak 80% di tahun 2016 dan biaya 0 pada tahun 2017. Padahal biaya yang dikeluarkan Indosat Ooredoo untuk mengiklan di TV merupakan kedua terbesar setelah perusahaan rokok. Menurut Alex memasang iklan di TV sudah tidak terlalu efektif. Masyarakat jarang yang ada menonton TV setiap hari, mereka lebih menyukai nonton youtube dan berinternet ria di gadget. Pada intinya, marketing  jobs changed. 

Filosofi dari dunia digital yakni mobile first, apapun yang dikerjakan melalui smartphone. Saat ini 20-30% pengguna gadget di Indonesia sudah menggunakan smartphone dan kebanyakkan masyarakat Indonesia mengenal internet melalui handphone. Beda dengan negara lain yang mengenalnya melalui komputer terlebih dahulu. Saat ini seluruh pekerjaan kita bergeser dari komputer ke smartphone dan hal ini mengubah pemikiran dalam bekerja.

Dengan era yang baru saat ini terdapat  different ways in thinking and others. Salah satunya ketika kita menggunakan amazon untuk belanja. Jika kita menggunakannya lebih dari dua bulan maka mereka mempelajari berbagai kebiasaan kita dan mereka akan menawarkan berbagai kategori produk yang sesuai dengan kebiasaan kita, yang tentu saja sesuai dengan selera kita. Hal ini juga berlaku ketika menggunakan aplikasi spotify untuk mendengarkan musik. Spotify akan mengupdate lagu baru maupun lagu lama yang sesuai dengan selera kita dan hal ini di luar pemikiran kita sebelumnya, yang tidak pernah terbayangkan kalau sebegitu canggihnya teknologi bekerja.

Ketika menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dalam era digital, masyarakat Indonesia lebih mengetahui permasalahan yang dihadapi mereka dibandingkan masyarakat negara lain sehingga masih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk menyelesaikan internal problem-nya. Salah satu contohnya yakni dengan munculnya Gojek dan berbagai fitur yang dimiliki. So, let’s be positive to face digital era!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s