Aku, Kamu dan Ego

Kamu pernah tidak merasa jengkel, kesel atau semacamnya dengan orang terdekat? Yaa pasti pernah dong! Nah, kali ini aku mau berbagi cerita sedikit mengenai ego yang akan selalu ada di setiap hubungan, baik hubungan persahabatan, keluarga maupun percintaan. Hehehe.

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ego merupakan konsepsi individu tentang dirinya sendiri. Tidak ada konotasi negatif dari arti kata ini. Justru merupakan langkah awal untuk segala yang bernama kebaikan, karena merupakan refleksi dari kesadaran individu mengenai dirinya sendiri. Kemudian kata ini mendapat akhiran menjadi “egois” yang berarti: orang yang selalu mementingkan diri sendiri. Dari sini kemudian kita melegitimasi dengan definisi bahwa orang yang egois (baca: mementingkan diri sendiri) adalah orang yang bertingkah laku buruk karena tidak memikirkan kepentingan atau kesejahteraan orang lain.

Ego seringkali bahkan selalu akan muncul dalam setiap kali kita berhubungan dengan orang lain. Ketika kedua ego saling bertemu dan tidak adanya kata sepakat diantara dua ego tersebut maka tak dipungkiri akan menimbulkan sebuah masalah. Masalah yang muncul pun di antara ego tersebut akan sulit di selesaikan jika kedua ego masih tetap pada pendiriannya. Saat itu, maka sebaiknya kedua pihak berintropeksi diri dan memenangkan diri terlebih dahulu. Jika kedua pihak sudah tenang, maka secepatlah selesaikan masalah tersebut. Bukannya tidak enak bermusuhan dengan orang terdekat ? Pasti ada rasa rindu kan? hehehe.

Jangan menuruti apa kata egomu, egomu nanti akan memunculkan rasa gengsi yang membuatmu enggan meminta maaf padanya atau enggan memaafkan dan justru lebih memilih saling menjauh. Bahkan, kalau kamu menuruti kata ego biasanya kamu juga sudah malas untuk menemuinya. Ingatlah bahwa dulunya kalian adalah teman asyik tanpa rasa baper, teman nongkrong yang seru, atau semacamnya. Ingat juga kebaikan-kebaikan yang diberikan dia kepada kamu. Masalah yang ada di antara kalian merupakan bumbu-bumbu kehidupan yang harus dilewati. Seenak apapun makanan pasti perlu bumbu agar ada rasanya, nah kehidupan kita juga perlu bumbu loh.

Yuk, mulai kontrol ego kita bersama dan beranjaklah dewasa baik hati maupun pikiran 🙂

Semoga bermanfaat dan See You On Top!

Source : http://notetoself01.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s