40 Kunci Sukses di Usia Muda oleh Billy Boen

Buku Young on Top New Edition: 40 Kunci Sukses di Usia Muda oleh Mas Billy Boen telah terbit pada pertengahan 2017. Seiring dengan  perjalanan hidup yang dilalui maka Mas Billy merevisi bukunya dari semula 35 kunci sukses menjadi 40 kunci sukses. Mas BB begitu sapaannya, membagi tujuh bab buku YOT New Edition dengan berbagai sub-bab yang perlu dipahami pembaca. Seperti bab 1 mengenai who you are, maka sub babnya terdiri dari berbagai cara mengetahui diri kita sebenarnya misalnya dengan mengetahui apa yang menjadi tujuan hidup mu atau dalam bahasa inggris disebut find your purpose in life.

This slideshow requires JavaScript.

Seperti buku sebelumnya, di buku YOT New Editon: 40 Kunci Sukses di Usia Muda Mas Billy memberikan berbagai kutipan-kutipan dari sosok yang menginspirasi dan membuat pembaca segera melakukan tindakan nyata untuk merealisasikan suksesnya. Di bagian akhir buku, tak lupa Mas BB memberikan daftar buku rekomendasi yang bisa kita baca untuk tetap semangat dalam mengejar sukses.

So, buat kamu yang belum baca buku YOT New Editon: 40 Kunci Sukses di Usia Muda kuy buruan beli, engga ada ruginya kok. Setelah membaca buku, membuat mu tau mau ngapain setelah ini dan bagaimana cara meningkatkan kualitas diri. Kamu bisa membelinya di toko buku terdekat di kota mu.

 

 

Advertisements

Pengalaman Pertama Menginap di Airy Room Cirebon

Sudah pernah menginap di Airy Room Cirebon? Saya belum pernah sama sekali menginap di Airy Room manapun hingga ketika saya memutuskan berpergian ke Cirebon saat Idul Adha 2017 lalu karena penasaran dengan keindahan kota yang disebut kota udang tersebut. Karena dadakan, saya memutuskan mencari penginapan yang pas dikantong namun tetap nyaman. Ketika googling, saya menemukan bahwa Airy Room menawarkan penginapan sesuai dengan budget ekonomis dengan kenyamanan menjadi prioritasnya. Sehingga saya putuskan untuk memesan penginapan di Airy Room Cirebon melalui aplikasi. Fyi, Airy Room bekerja sama dengan hotel maupun guest house untuk penginapan. Nah, secara spesifik kemarin saat mencari penginapan saya memasukan “Cirebon Super Block Mall dan Stasiun Kereta Api Cirebon” saat mencari lokasi dan klik tombol search. Hingga akhirnya Airy Room menampilkan beberapa pilihan dan saya memilih lokasi yang terdekat dengan kedua lokasi tersebut yaitu Airy Room My Residence dengan harga kamar standar double kurang lebih Rp.190ribu-an.

Lokasi Penginapan

Airy Room My Residence terletak di  Jalan Garuda  No.20, Pekiringan, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131. Lokasinya tidak berjauhan dengan Cirebon Super Block Mall yang berjarak 1,2 km dengan waktu tempuh sekitar 3-5 menit apabila berpergian dengan berjalan kaki.

The Room

Seorang staff menyambut saya ketika sampai di depan Airy Room My Residence. Ia mengetahui kedatangan saya karena setiap harinya, staff Airy Room sudah mendapatkan sebuah kertas yang berisi list siapa saja tamu yang akan check in di tempat mereka. Ketika check in, saya diminta menunjukkan KTP asli dan memberikan deposit kunci sebesar Rp.50.000 (yang akan dikembalikan saat check out). Lalu, tibalah saya di kamar Airy Room My Residence. Ternyata walaupun dengan harga ekonomis, Airy Room mengutamakan kenyamanan tamu sehingga para tamu yang menginap disuguhkan snack dan minuman gratis yang akan diberikan setiap hari selama kamu menginap, peralatan mandi berupa sabun dan semacamnya yang dimasukkan di dalam pounch Airy Room (boleh dibawa pulang loh!) termasuk handuk dan bantal segi empat Airy Room (yang ini engga boleh dibawa pulang ya). Ditambah ada akses wifi gratis, tv dan AC yang membuat kita menjadi tambah nyaman. Selain itu, pelayanannya juga ramah 😀

Tetapi karena memang budget ekonomis, maka untuk sarapan pagi kamu tidak mendapatkannya dan harus mencari sarapan sendiri. Selain itu, apabila kamu butuh air panas untuk menyeduh teh atau kopi, saya sarankan kamu membawa teko listrik kecil sehingga kamu bisa memasak air seukuran untuk menyeduh minuman hangat. Tidak perlu repot keluar untuk mencari air panas atau membeli minuman hangat. Overall, saya senang menginap di Airy Room Cirebon My Residence.

Fyi, Airy Room terbagi menjadi dua jenis kamar yaitu Airy Room Syariah yang mengharuskan konsep perhotelan dengan kaidah syariah dan Airy Room yang tidak menggunakan konsep syariah. Untuk Airy Room Cirebon My Residence termasuk kategori Airy Room Syariah.

 

 

Never Stop To Explore

Secara alamiah, ketertarikan akan suatu hal akan membuat mu tanpa henti mencari informasi hal tersebut. Banyak banget aktivitas keseharian kita yang berawal dari ketertarikan saja, misal tertarik ama lawan jenis ketika berpapasan di jalan dan kamu tak sengaja melihat IDCard yang ia pakai, eh ternyata ada nama lengkapnya dan kamu pun mulai mencari tahu tentang doi di sosial media. Dari sekadar mencari tahu, eh keterusan terus jadi ngefans deh bahkan semakin tersepona. Hal-hal seperti itu sering kita lakukan tanpa disadari, padahal ketertarikan akan hal seperti itu kurang bermanfaat bagi kualitas kehidupan kita…kalau kata anak muda sekarang sih kurang berfaedah.

entrepreneurial-sketch-1
Source: ideasincuk.co.uk

Terus kalau mau berfaedah kita harus apa? Ya mencari tahu tentang ketertarikan lainnya, yang emang menurut mu bisa membuat diri mu lebih berkualitas. Pada dasarnya, ketertarikan dengan hal baru menjadi dasar utama setiap orang untuk terus menerus eksplor tanpa henti istilahnya orang tersebut haus akan informasi baru yang belum diketahui. Dari tekad mu untuk terus mengeksplor hal-hal baru maka tanpa disadari kamu telah mengembangkan kemampuan dan kualitas mu.

So, gunakan waktu mu untuk eksplor segala hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan mu ya! Jangan eksplor sosial medianya doi aja *eh :p

Attitude is number ONE!

Young On Top National Conference 2017 telah digelar pada tanggal 12 Agustus lalu. Sesi pembuka YOTNC 2017 diisi oleh Yuliandre Darwis (Ketua Komisi Penyiaran Indonesia), Salman Subakat (CMO Wardah) dan Ongki Kurniawan (CEO Line Indonesia). Ketiganya mencapai sukses karir di usia muda dan membuktikan usia muda bukanlah suatu halangan untuk sukses.

DHNSVBtV0AAais0
Penampilan Yuliandre Darwis, Salman Subakat, Ongki Kurniawan di atas Panggung YOTNC 2017 Dipandu oleh Billy Boen. – dok. Twitter @yuliandredarwis

Yuliandre Darwis

Yuliandre merupakan lulusan komunikasi dan saat ini sedang menjabat menjadi Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2016-2019. Yuliandre meraih gelar doktornya saat ia berusia ke-30 tahun. Sebagai anak muda yang menjadi sosok pemimpin di KPI, Yuliandre menyatakan bahwa kita sebagai pemimpin harus menjadi sosok pendengar, apapun latar belakangnya. Selain itu, kita harus percaya diri bahwa kita bisa untuk menjadi sosok pemimpin dan yakinlah untuk tidak berburuk sangka dengan apapun yang terjadi. Yuliandre pun berpesan untuk peserta agar giat bersilaturahmi untuk mempererat persaudaraan. Bagi Yuliandre, pintar dapat diasah dengan membaca dan belajar sedangkan attitude apabila rusak maka akan hancur semuanya. Attitude harus dijadikan karakter yang melekat bagi individu.

Salman Subakat

Salman merupakan seorang anak Owner Wardah dan sosok yang membesarkan produk Wardah hingga saat ini. Baginya, bekerja di sebuah perusahaan keluarga merupakan suatu tindakan”giving back” kepada karyawan yang telah bekerja di perusahaan tersebut saat ia menempuh pendidikan. Salman pun menjelaskan bahwa attitude merupakan hal penting dan patut diperhatikan ketika memilih calon karyawan. Attitude pun berkaitan dengan reputasi seseorang ke depannya, apabila attitude orang tersebut akan dipastikan reputasi orang tersebut jelek ke depannya.

Ongki Kurniawan 

Sebelum menjabat menjadi CEO Line Indonesia, ia pernah menjabat menjadi Direktur PT XL Axiata. Baginya, untuk mencapai level direktur perlu experience yang cukup lama dan mendapatkan kepercayaan dari perusahaan untuk memimpin. Agar mendapatkan kepercayaan tersebut, sejak kecil ia sudah diajarkan nilai integritas.  Selain itu, Ongki menyatakan attitude is number one. Ketika Ongki menginterview calon karyawan maka ia akan melihat apakah calon karyawan tersebut pernah mengalami sesuatu kegagalan atau tidak, baginya apabila calon karyawan pernah mengalami hal tersebut dan berhasil menanggulanginya maka calon karyawan tersebut mempunyai bibit untuk tetap “survive” apabila mengalami suatu masalah. Yang terpenting “how you recover fast from that”.

 

Wishnutama Bercerita Dibalik Kesuksesannya

Young On Top National Conference 2017 kembali diadakan pada 12 Agustus 2017 di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta. Terdapat sejumlah pembicara yang hadir, salah satunya Wishnutama, CEO Net Mediatama. Sesi Wishnutama sangat dinanti-nanti oleh para peserta dan penampilannya menjadi sesi penutup dari YOTNC 2017.

dhbo8p9vwaaj4mr
dok. Wishnutama Instagram

Wishnutama mengawali sesi dengan menyatakan bahwa ketika mendirikan Net awalnya ia belum tahu mau mendirikan apa setelah resign dari Trans Tv. Menurutnya, apabila dalam suatu posisi kita merasa nyaman, maka hal tersebut bahaya karena akan membuat diri kita tidak inovatif. Sehingga ia pun memutuskan untuk membuat sesuatu dari awal. Setelah resign, ia pun berpikir untuk mendirikan sesuatu mulai dari kecil salah satunya restoran dan hingga saat ini restoran tersebut berkembang pesat. Kemudian, ia sempat mendirikan production house dan pada akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mendirikan Net Tv. “Kalau sudah membuat sesuatu hebat, maka kita harus melihat ke atas. Ada yang lebih bagus dari kita dan membuat kita jadi tidak sombong serta tidak lupa diri sehingga kita terus belajar dan berkembang“, tuturnya.

Kalau sudah membuat sesuatu hebat, maka kita harus melihat ke atas. Ada yang lebih bagus dari kita dan membuat kita jadi tidak sombong serta tidak lupa diri sehingga kita terus belajar dan berkembang. – Wishnutama

Mas Billy Boen, sebagai host sesi Wishnutama mengatakan bahwa ketika Wishnutama memutuskan resign lima tahun lalu, ia menyiapkan waktu untuk bertemu orang-orang hebat di Amerika Serikat seperti bertemu dengan Presiden FoxCrab. Bagi Wishnutama, kegiatan tersebut dilakukan untuk mencari inspirasi. Inspirasi tersebutlah yang menjadikan Net berdiri dengan mimpi yang sama dan tim Net tidak pernah lelah untuk mewujudkan mimpi mereka bersama, hal ini dikarenakan tim Net yang memiliki mimpi yang sama.

WhatsApp Image 2017-08-14 at 15.00.22
Wishnutama di YOTNC 2017. – dok.Pribadi

Wishnutama pun juga menyatakan untuk meraih kesuksesan melewati jalan yang tidak mulus. Ia pun menerapkan pepatah yang menyatakan “Jatuh tujuh kali, bangun delapan kali“. Baginya, apabila kamu gagal di suatu hal maka cobalah untuk membuatnya atau mencobanya lagi. Kuncinya untuk meraih sukses yaitu jangan pernah menyerah dan apabila ingin naik kelas (dalam arti sukses) maka harus lulus ujian. Namun, ketika mencoba lagi pastikan dengan cara atau metode yang berbeda dari sebelumnya. Kalau metodenya sama saja ya sudah pasti hasilnya juga sama aja dan hal tersebut hanya membuang-buang waktu. So, pastikan kamu memiliki berbagai metode untuk meraih mimpimu ya!

 

 

Millennial Generation, Aren’t we?

Ketika membaca buku ataupun berdiskusi tentang perbedaan generasi yang semakin mencolok, pasti tak lepas dari generasi millennial yang dianggap memiliki banyak perbedaan dibandingkan generasi pendahulunya ya kan, guys?

Jadi sebenarnya apa sih generasi millennial?

Generasi millennial disebut juga generasi Y dan akrab disebut generation me atau echo boomers. Ternyata yang dimaksud generasi millennial nih  yang lahir pada tahun 1977 – 1995 dengan karakteristik yang mencolok yaitu identik dengan penggunaan sosial media, untuk kebutuhan sehari-hari mulai dari makan hingga mencari kerja. Millennial menganggap media sosial sebagai dunia yang mengasyikkan. Terbukti kalau 29 persen generasi millennial di Amerika mengunjungi media sosial beberapa kali dalam sehari. Kemudian 26 persen memeriksa paling tidak satu kali dalam sehari, 20 persennya mengecek media sosial setiap beberapa hari, dan 25 persen satu kali dalam seminggu.

Selain itu, millennial dianggap generasi yang individualis. Pada tahun 2012, seperti dikutip dari livescience.com, terdapat studi yang menunjukkan bahwa generasi millennial lebih terkesan individual, cukup mengabaikan masalah politik, fokus pada nilai-nilai materialistis dan kurang peduli untuk membantu sesama jika dibandingkan dengan generasi X (1965-1976) dan generasi baby boom (1946-1964) pada saat usia yang sama. Studi ini sendiri berdasarkan analisa terhadap dua database dari 9 juta orang yang duduk di bangku SMA atau yang baru masuk kuliah.

Source: http://www.nextopia.com

Namun disisi lain generasi millennial memiliki sisi positif loh. Millennial cenderung tidak loyal namun bekerja dengan efektif. Millennial biasanya hanya bertahan di sebuah pekerjaan kurang dari tiga tahun. Namun, seiring era informasi berkembang pesat menjadikan mereka tumbuh cerdas sehingga tidak sedikit perusahaan yang mengalami kenaikan pendapatan karena memperkerjakan mereka. Hal ini senada dengan pernyataan dari Mas Yoris Sebastian, Penulis Buku Generasi Langgas yang   menyatakan bahwa “Generasi millennial bukan generasi yang doyan pindah, tapi mereka berani mencari hal baru. Dan saat menemukan perusahaan yang tepat, mereka akan stay di sana”.

“Generasi millennial bukan generasi yang doyan pindah, tapi mereka berani mencari hal baru. Dan saat menemukan perusahaan yang tepat, mereka akan stay di sana”. – Yoris Sebastian

Di Indonesia sendiri dari jumlah 255 juta penduduk yang telah tercatat, terdapat 81 juta merupakan generasi millennial atau berusia 17- 37 tahun. Hal ini berarti Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk membangun negaranya dengan memanfaatkan sisi positif millennial.

Salah satu millenial Indonesia yang memanfaatkan kelebihannya yaitu Tsamara Alatas. Berkecimpung di dunia perpolitikan mungkin bukan pilihan bagi millennial Indonesia pada umumnya, namun hal tersebut berbeda dengan keyakinan Tsamara kalau politik merupakan sebuah panggilan dan tantangan bagi dirinya. Selain Tsamara, Andri R Putra juga memanfaatkan karakteristik millenial yang ada didalam dirinya untuk mengubah paradigma system pendidikan Indonesia yang menghalalkan contekan agar lulus sekolah. Andri kecewa dengan paradigma tersebut sehingga membuat dirinya melakukan gebrakan untuk mengubah hal tersebut dengan mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB) di tahun 2012 dengan berbasis nilai kejujuran dan keberanian.

Wah hebat-hebat sekali ya, millennial Indonesia dengan aksinya masing-masing untuk mengubah Indonesia lebih baik. Kita patut berbangga loh! Eits, tetapi jangan berbangga semata kita juga patut untuk mengubah Indonesia lebih baik dengan cara masing-masing ya.

Jadi, kamu termasuk generasi millennial bukan nih?

Source:

Tirto.id

Livescience.com

Swa.co.id